Easy Tips and Tricks To Get Karya Salemba Empat (KSE) Scholarship for Bachelor Degree (Part I: Understand this before you register and follow the selection process - Pahami ini sebelum Anda mendaftar dan ikuti proses seleksinya)
"Easy Tips and Tricks To Get Karya Salemba Empat (KSE) Scholarship for Bachelor Degree"
(Part I: Understand this before you register and follow the selection process - Pahami ini sebelum Anda mendaftar dan ikuti proses seleksinya)
Pernah gak sih, kepikiran untuk
dapat pemasukan tiap bulan tanpa harus lelah melakukan usaha yang mungkin bisa
aja mengganggu perkuliahan kamu? Atau, pernah gak sih, kepengen banget punya
modal bisnis tanpa harus minta sama orangtua, plus bisnis nyabi dapat pemasukan
bersih tiap bulan? Sebagai mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan di bangku
perkuliahan, adalah wajar apabila akan begitu banyak pengeluaran dari segi
kebutuhan pendidikan sampai keperluan pribadi, yang akan kita hadapi. Dalam hal
ini, kebutuhan pasti akan terpenuhi apabila kita memiliki materi dari segi uang
yang dapat menjadi sarana kita untuk melakukan transaksi pembelian segala benda
yang kita butuhkan.
Ada begitu banyak cara yang bisa
digapai oleh setiap orang untuk mendapatkan pemasukan dana yang sesuai dengan
kebutuhan yang diperlukannya atau bahkan lebih, yahhh lumayanlah untuk tabungan
HEHE. Namun, sangatlah wajar apabila kita mendengar keluh kesah mahasiswa di
perantauan atau bahkan yang tinggal dirumah orang tua karena masih kuliah di
satu kota yang sama. Apa keluh kesah yang diungkapkan? Ya, tentu saja bahwa
mereka tidak tahu dari manakah bisa mendapatkan dana pemasukan yang cukup baik.
Mulai dari apakah pemasukan itu didapat dari bisnis, mendapatkan sponsor saat
ikut lomba sehingga sisa dananya bisa disimpan, menjadi awardee dari sebuah
organisasi pemberi beasiswa, atau bahkan karena mendapatkan uang pembinaan saat
mengikuti lomba.
Yang menjadi pertanyaan bagi kita
setelah paham bahwa jejaring tersebut memberikan kesempatan bagi kita adalah,
“Apakah memang kita memiliki keunggulan yang berdaya saing, sehingga mampu
menjadi salah satu orang, dari sekian banyaknya insan yang berlomba
mempersiapkan dirinya untuk meraih satu posisi aman untuk mendapatkan
ketenangan dan kestabilan pemasukan itu? Jawabannya, ada pada diri kita
sendiri. Kita tentu akan dihadapkan dengan dua pilihan:
1. Kita sudah berada di posisi
yang aman, seperti:
Ø
Sudah
memiliki prestasi yang bagus dilihat dari IPK yang tinggi,
Ø
Sudah
pernah mengikuti lomba bergengsi dan menang
Ø
Sudah
pernah menjadi bagian penting dari suatu organisasi bahkan mendapatkan jabatan
strategis sampai pada kurun waktu tertentu
Ø
Sudah
memiliki fasilitas pendidikan yang layak dan membuat semangat mengejar impian
Ø
Sudah
memiliki mental menang dan mampu bersaing ditengah kerasnya arus persaingan
2. Kita tidak berada dalam posisi
yang aman, seperti:
Ø
Tidak
pernah ikut kegiatan non akademik yang diselenggarakan pihak kampus, bahkan
hanya untuk menjadi peserta
Ø
Tidak
meraih IPK yang cukup bahkan sesuai minimal standar seleksi administrasi untuk
program beasiswa
Ø
Tidak
pernah mengikuti lomba apapun yang sesuai dengan jurusan di perkuliahan atau
bahkan sesuai passion
Ø
Tidak
ada keingin tahuan untuk mencari kegiatan yang cukup bergengsi untuk bisa
dimasukkan dalam CV (Curriculum Vitae) sebagai bagian seleksi untuk kegiatan
bergengsi
Ø
Tidak
berada dalam lingkungan yang tepat, dalam mendukung semangat membangun potensi
dan kemampuan belajar hal baru
Pada akhirnya, yang benar-benar
sudah mempersiapkan diri dengan baik adalah pemenang yang seutuhnya. Tidak
perlu naif bukan? Mengapa demikian? Tentu dari pihak yang memiliki wadah untuk
memfasilitasi secara finansial mahasiswa yang ingin mengikatkan diri kedalamnya,
akan memilih orang-orang pilihan. Hal diatas saya paparkan terlebih dahulu
kepada pembaca sekalian, bukanlah sebagai catatan keras yang saya harap menepuk
kenyataan kalian. Namun, sesuai dengan pengalaman saya, maka tulisan ini
berbicara.
Sesuai dengan judul dari tulisan
ini, yakni inti utamanya adalah tips meraih “Beasiswa Karya Salemba Empat”,
sesuai dengan pengalaman nyata yang telah saya hadapi, baik dari awal proses
terjun dalam pendaftaran beasiswa ini, mengikuti rangkaian seleksi, bahkan
sampai lulus menjadi awardee “Beasiswa KSE”, maka saya terlebih dahulu akan
menjelaskan apa itu “Beasiswa KSE”. Beasiswa Karya Salemba Empat atau
yang lebih dikenal dengan nama Beasiswa KSE adalah beasiswa yang
ditawarkan oleh Yayasan Salemba Empat untuk mahasiswa S1 yang telah menempuh
pendidikan minimal di semester 2. Bantuan beasiswa untuk
mahasiswa S1 ini diberikan dalam bentuk tunjangan biaya hidup setiap bulan,
selama 1 tahun dan dapat diperpanjang di tahun berikutnya. Selain itu, para
peserta program berkesempatan mengikuti program pembinaan yang diselenggarakan
oleh KSE seperti Tatap Muka, Leadership Program, Seminar, Workshop dan
Coaching.
Tanpa berlama-lama dalam pembahasan
tulisan ini, saya akan langsung menjelaskan “Tips lulus Beasiswa KSE”, dan
untuk proses berat dan letih saya untuk lulus menjadi awardee dalam “Beasiswa
KSE” ini, akan saya jelaskan kemudian. Yaps, berikut tipsnya:
1. Mendoakan harapan untuk
menjadi bagian dari awardee beasiswa
Berdasarkan pengalaman saya
sendiri, bukanlah hal yang mudah untuk berproses ke tingkat mendaftar seleksi
beasiswa ini. Berdoa yang saya maksud disini adalah agar kiranya kita diberikan
oleh Tuhan Yang Maha Esa kebijaksanaan selama proses seleksi berjalan (jika
lulus, tetap rendah hati & jika tidak lulus jangan memaki). Lalu, agar kita
juga kiranya dilayakkan oleh Tuhan Yang Maha Esa untuk menerima hal-hal positif
dari luar atau orang lain (mungkin saat kita ketinggalan informasi, ada teman
sesama pejuang beasiswa yang mengingatkan kita, lalu harapannya juga penyeleksi
memandang kita baik adanya agar kita tetap semangat berproses).
2. Mempersiapkan konsistensi semangat dan
mental baja yakin lulus
Dalam hal ini, mungkin kamu
berpikir bahwa poin 1 dan 2 yang telah saya jelaskan adalah sama. Namun, hal
itu sangat berbeda jauh. Dalam hal poin 2 ini, yang saya lalui adalah fokus
menjaga konsistensi untuk merealisasikan mimpi menjadi awardee. Bagaimana
caranya? Yaps, saya selama proses seleksi beasiswa berusaha untuk mengurangi
pemakaian sosial media (dalam hal: melihat story orang yang saya follow,
apabila itu di Instagram. Juga, saya berusaha untuk tidak scroll postingan
orang lain). Demikian hal serupa saya lakukan di sosial media saya yang lainnya
seperti Facebook dan WhatsApp (Bahkan saya sampai pernah menerima pembicaraan
dari seseorang yang menanyakan “mengapa saya tidak melihat storynya), HAHA.
Mengapa demikian harus saya
lakukan? Hal itu, saya lakukan dikarenakan keinginan untuk menjaga konsistensi
semangat dalam berproses saya. Dimana, saya tidak harus melihat situasi yang
sedang dihadapkan oleh orang lain (bisa saja itu, berupa situasinya yang sedang
jalan-jalan, merindukan sesuatu, menunjukkan progress perkuliahannya di sosial
media), yang kemungkinan hal demikian dapat memicu keadaan saya untuk merasakan
hal yang sama dengan mereka, sehingga secara tidak langsung dapat merubah cara
berpikir saya, mood, serta tujuan utama yang saya miliki. Hal ini, masih
merupakan hal sederhana yang mudah untuk dilakukan (namun, saya tetap yakin
bahwa tidak semua orang mampu melakukannya dan harapannya, sesulit apapun
realisasi contoh diatas, semoga hal baiknya dapat kamu contoh, bahkan bisa kamu
modifikasi agar lebih mudah atau bahkan lebih sulit lagi cara penerapannya.
3. Memantau perkembangan IPK
(Indeks Prestasi Kumulatif) dari awal semester hingga semester saat mendaftar
untuk menjadi awardee
IPK merupakan salah satu hal
penting, yang menurut saya cukup urgent dan perlu untuk dipantau oleh seorang
yang ingin bersaing dengan banyak yang berharap mendapat satu posisi menjadi
awardee dari suatu beasiswa yang cukup menjanjikan investasi keberlangsungan
penyerahan dana nya bagi awardee yang lulus seleksi sampai pada akhir pengumuman
kelulusan. Jadi, kamu harus mengusahakan bahwa IPK kamu nantinya dapat mengangkat rasa percaya diri kamu saat ikut seleksi, hingga kamu akan mendapat posisi yang pantas untuk kamu dapatkan.
4. Memantau timeline penyelenggaraan Beasiswa dengan detail
Umumnya, pihak penyeleksi
beasiswa, akan memberikan informasi tanggal penting secara mendetail, sebelum
pengumuman bahwa beasiswa pihaknya telah dibuka. Maka dari itu, persiapkan space (ruang) penyimpanan handphone kamu dengan baik, karena kamu
mungkin akan menscreenshot begitu
banyak informasi yang sudah diumumkan. Namun, Aku saranin bahwa nantinya jika
sudah dilakukan riset informasi yang baik dan sudah banyak informasi yang
terkumpul, baiknya segera difilter dan disederhanakan, agar kamu lebih semangat
menuju step (langkah) selanjutnya.
Cara yang Aku lakukan sewaktu itu
adalah, memindahkan informasi yang aku dapat kedalam sebuah buku catatan khusus
(Eak, biar ceritanya hanya fokus KSE, HEHE). Lalu, buku tersebut Aku isi dengan
baik dan isinya sudah Aku catat dengan rapi dan berwarna-warni, agar hidupku
lebih berwarna (walaupun tanpa semangat dari doi, Ihik. Canda). Nah, jika
ditulis dengan bagus, sesegera mungkin informasi yang ada di handphone (berupa hasil screenshot) langsung Aku hapus dan tidak
bersisa, agar informasinya adalah satu arah, yakni dari buku catatan khusus
yang sudah Aku buat.
5. Mempersiapkan berkas sesuai
dengan persyaratan pendaftaran Beasiswa KSE
Dari pengalaman Aku sendiri,
untuk berkas yang telah dijelaskan melalui template informasi persyaratan
seleksi, Aku buatkan list berkas yang berurutan sesuai template dan juga yang
berurutan mulai dari berkas yang mudah hingga berkas yang sulit. Alasannya
adalah, agar lebih bersemangat mengerjakan pemberkasannya, adalah dimulai dari
yang termudah hingga yang tersulit. Aku juga tidak lupa memberikan deadline
untuk diriku sendiri dalam mengerjakan pemberkasan (Aku beri deadline per poin
berkas) Jika sudah cukup menghabiskan banyak waktu dalam menyelesaikan berkas
yang sulit, maka Aku akan memberikan waktu lebih dalam pengerjaan berkas yang
sulit. Sehingga ketika sudah melihat ada begitu banyak berkas yang sudah
selesai, akan membuat kita semangat mengejar penyelesaian pemberkasan yang
lainnya.
6. Mengecek ulang poin 1-5 untuk
pemantapan dan evaluasi diri
Bagian ini akan menjadi tangga
yang hampir mencapai akhir dari proses seleksi beasiswa KSE. Jadi, sebaiknya
tetap memperhatikan langkah bukan? Agar, kamu tidak terlena, fokus tidak
terganggu, yang akan membuat kamu terpleset bahkan sampai jatuh, ditengah
semangat perjuangan yang sedang kamu fokuskan. Maka dari itu, kamu bisa memulai
membenahi berbagai celah yang ada dalam persiapan kamu selama proses seleksi
beasiswa KSE. Ada baiknya, untuk menyisihkan 1 hari penuh untuk mereview keseluruhan berkas yang sudah
kamu kerjakan selama kurun waktu timeline
kerja kamu yang sudah disesuaikan dengan timeline panitia penyeleksi. Tidak
akan ada proses yang mengkhianati hasil bukan? Maka, jika kamu sudah melakukan
pengecekan ulang, rasa percaya diri kamu pun otomatis akan naik, dan semangat
kamu juga akan semakin membara.
7. Mempersiapkan aksesibilitas
untuk mobilisasi selama seleksi serta tidak lupa untuk bersaing dengan sehat
Banyak yang mungkin lupa bahwa
aksesibilitas adalah salah satu daya dukung bagi kamu saat sudah memantapkan
diri untuk mengikuti seleksi beasiswa. Jika kamu ingin mengurus berkas beasiswa
ke kampus (dalam hal meminta surat keterangan aktif kuliah, surat tidak sedang
menerima beasiswa dari pihak manapun dll), atau bahkan juga pergi untuk ke
tukang print untuk memfoto kopi
beberapa berkas pendukung beasiswa (sertifikat prestasi, pengalaman organisasi
dll), maka kamu akan sangat membutuhkan aksesibilitas yang nyaman. Disini, Aku
harap kamu memiliki kendaraan yang bisa membawa kamu kemanapun berencana pergi
(tidak harus kendaraan pribadi kamu bisa meminjam sepeda motor teman, atau juga
memesan ojek online), namun dalam hal
jika tempat tujuan kamu bepergian adalah jauh. Dan, selagi masih bisa kamu
tempuh dengan berjalan kaki, tidak masalah. Yang penting, kamu nyaman selama
melakukannya, sehingga tidak membuat mood
kamu kacau dan keinginan kamu dalam berupaya memberikan yang terbaik malah menurun.
Demikian Easy Tips and Tricks To Get Karya Salemba Empat (KSE) Scholarship for Bachelor Degree (Part I: Understand
this before you register and follow the selection process - Pahami ini
sebelum anda mendaftar dan ikuti proses seleksinya) Semoga bermanfaat untuk mengenal diri kamu dibagian awal. Tunggu Easy Tips and Tricks To Get Karya
Salemba Empat (KSE) Scholarship for
Bachelor Degree (Part II: Understand this if you have
passed the filing selection towards the interview selection - Pahami ini jika anda telah lulus
seleksi pengajuan menuju seleksi wawancara)
Nah, setelah “Aku lulus menjadi
awardee Beasiswa KSE”, Aku banyak belajar untuk membuat Esai untuk melamar
beaisiswa yang baik dan benar. Nah, untuk “Bedah Tuntas Berkas Seleksinya” akan
aku jelaskan dalam tulisan Aku yang lainnya yah guys. Btw, Aku saat ini aktif
dan menyibukkan diri untuk berkontribusi di Paguyuban Anindyaguna KSE UNUD. Paguyuban
Karya Salemba Empat (KSE) merupakan lembaga pemberi beasiswa non pemerintah
yang bermitra dengan 34 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) seluruh Indonesia dan
puluhan donator dari perusahaan pemerintah, swasta maupun perorangan. Untuk
informasi kegiatan seru Aku di paguyuban, bakal Aku spill pada tulisan Aku yang
lainnya yah. SEE U!
GUYS…You can follow my Instagram
@ana_stesi Ok!
Feel free for ask me about KSE
ya!
Waaaaaw... sgt membantu sya skali kak... Trims untuk tips lulus beasiswa KSE nya yh kak anastesi.. Semgt terus yh kk
BalasHapus